News Update :

Piala Dunia Brazil 2014

Liga Inggris

Liga Spanyol

Garuda Muda

Debut Rickie Lambert Berakhir Buruk

Sunday, 22 June 2014

Debut Rickie Lambert Berakhir Buruk

Debut Rickie Lambert Berakhir Buruk : Bomber anyar Liverpool, Rickie Lambert membicarakan mengenai tersingkirnya Inggris di Piala Dunia 2014. Menurutnya, momen itu merupakan yang terburuk dalam kariernya. 
Penampilan Inggris tidak sesuai harapan di Brasil. Steven Gerrard dkk gagal lolos dari babak kualifikasi setelah dikalahkan Italia dan Uruguay. Praktis, pertandingan terakhir melawan Kosta Rika tidak menentukan lagi.
 
Ironisnya, Lambert melakukan debut di Piala Dunia saat masuk di menit 87 melawan La Celeste, julukan Uruguay. Sayang, Lambert gagal membantu Tiga Singa terhindar dari kekalahan. Lambert mencoba berbagi mengenai pengalamannya tersebut.
 
“Ini merupakan pengalaman terbaik dalam karier saya dan mungkin terburuk di saat yang bersamaan. Selalu sulit menjadi fans Inggris dan tersingkir, tapi kali ini saya terlibat. Sangat menyedihkan tersingkir di awal babak,” kata Lambert, saat tiba di hotel Inggris di Rio de Janeiro.
 
“Sebaliknya, ini mungkin menjadi momen terburuk dalam karier saya ketika peluit akhir dibunyikan dan kami tersingkir dari Piala Dunia. Itu momen yang sangat buruk sekali,” lanjut bomber 32 tahun itu, diberitakan Goal.
 
Lambert mungkin senang karena untuk pertama kali tampil di ajang besar seperti Piala Dunia di usianya tidak muda lagi. Sayang, mantan bomber Southampton itu tidak dapat berbuat banyak untuk negaranya.
 
“Mungkin saya akan melihat ke belakang dan berpikir ‘saya telah bermain di Piala Dunia’, itu akan terngiang dalam ingatan saya selamanya. Namun, saya tidak bisa ingat momen yang lebih buruk dari itu,” tutupnya.
hmr

Sumber : http://brasil2014.okezone.com/read/2014/06/23/350/1002613/debut-lambert-berakhir-buruk

Skor Kacamata Menghiasi Laga Spanyol VS Rusia

Skor Kacamata Menghiasi Laga Spanyol VS Rusia
Skor Kacamata Menghiasi Laga Spanyol VS Rusia : Di pertandingan kedua fase penyisihan Grup H, Minggu malam, baik Belgia dan Rusia sama-sama belum bisa memecah kebuntuan. Hingga turun minum, skor masih kacamata.
 
Jalannya Pertandingan:
Unggul dalam materi pemain, Belgia menguasai permainan sejak awal laga. Peluang pertama mereka dapat saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Setelah kerjasama Fellaini dan Lukaku, Hazard mendapat bola dan berusaha menekan Akinfeev. Namun, sang kiper Rusia bisa mengantisipasi, meski sempat dibayang-bayangi Fellaini.
 
Tak mau kalah, skuad asuhan Fabio Capello berganti menyerang tiga menit kemudian. Faizulin mendapat ruang tembak yang bagus di tengah gawang Courtois. Sayang sepakannya masih bisa diamankan kiper Atletico Madrid itu.
 
Di 15 menit pertama, keduan tim memeprlihatkan permaian yang terbuka. Belgia kerap mengancam gawang Akinfeev, sementara itu Tim Beruang Merah juga atraktif dalam membangun serangan balik.
 
Mertens! Hampir saja pemain Napoli ini bisa memcah kebuntuan di menit 20 andai sepakannya dari sisi kiri gawang Rusia tak melebar setelah mendapat umpan matang dari Fellaini dan diteruskan dengan solo run yang indah.
 
Peluang serupa terjadi tak lama berselang. Mertens kembali melancarkan tendangan bola loop ke gawang Rusia dari sisi kanan, sayang bola hanya melewati gawang dan berakhir dengan goal kick.
 
Jelang setengah jam jalannya laga, Rusia kembali menekan pertahanan Belgia. Kanunnikov mengalahkan Alderweireld di dalam kotak penalti. Sang striker tampak terjatuh, namun wasit tidak menganggap sebagai sebuah pelanggaran. Bola hasil crossingnya pun juga belum maksimal.
 
Sejauh ini, Mertens menjadi pemain yang paling menonjol dengan peluang-peluang yang didapatnya. Seperti yang terlihat di menit 36, dia mendapat bola dari sisi kiri pertahanan, meliuk-liuk hingga masuk ke sisi kiri kotak penalti, namun tendangan kerasnya bisa diblok Akinfeev.
 
Di penghujung babak pertama, Rusia menebar ancama dari sebuah skema serangan balik nan atraktif dari sisi kiri. Sebuah umpan silang mampu ditanduk Kokorin yang tak terkawal oleh Vertonghen, sayang masih melebar. Hingga turun minum, skor masih kacamata.
 
Susunan Pemain:
Belgia: Courtois, Kompany, Van Buyten, Vermaelen/Vertonghen, Alderweireld, Fellaini, Witsel, Hazard, De Bruyne, Mertens, Lukaku
 
Rusia: Akinfeev, Berezutski, Ignashevich, Koslov, Kombarov, Samedov, Faizulin, Glushakov, Shatov, Kokorin, Kanunnikov
 
 
dae

Sumber : http://brasil2014.okezone.com/read/2014/06/22/350/1002610/nihil-gol-di-maracana

Inilah Kelemahan Italia !!!


Inilah Kelemahan Italia !!!
Inilah Kelemahan Italia !!! : Menghadapi laga sengit dalam penyisihan Grup D Uruguay kontra Italia pada Selasa (24/6) mendatang, untuk menentukan siapa yang akan lolos ke babak 16 besar, Uruguay sedikit lebih diuntungkan. Pasalnya pada laga tersebut bek Martin Caceres mengaku akan membantu pelatih Oscar Tabarez dengan segala informasi yang dia punya.

Seperti diketahui Caceres bermain untuk Juventus dan beberapa pemain Juventus banyak berlaga di Piala Dunia. Pemain berusia 27 tahun mengungkapkan bahwa timnya harus mewaspadai pergerakan regista terhebat Gli Azzurri,Andrea Pirlo dan juga rekannya, Claudio Marchisio.   

"Saya pikir pelatih Tabarez akan meminta informasi dari saya tentang Italia dan Juventus, terutama rekan tim saya di klub. Semua juru taktik tahu Andrea Pirlo, jadi saya hanya akan mengulangi ke Tabarez betapa pentingnya untuk mengganggu dia ketika dia sedang menguasai bola,” ungkap Caceres seperti dilansir Gazzetta dello Sport, Minggu (22/6/2014).

“Claudio Marchisio memiliki beberapa gerakan standar, sehingga dalam hal ini saran saya bisa sangat berguna. Dia tahu bagaimana untuk bermain dari lini tengah ke depan dan memiliki tembakan yang tepat dari kejauhan. Saya akan menjelaskan secara detail,” lanjutnya.

Lebih lanjut pemain yang bergabung bersama Juventus sejak 2012 ini  menyatakan bahwa Gli Azzuri tidak akan menggunakan strategi bus dan Caceres menyarankan timnya untuk bermain dalam serangan balik.  

"Giorgio Chiellini adalah teman yang sangat baik, sementara Andrea Barzagli dan Leonardo Bonucci sangat berpengalaman. Saya tidak berharap Italia untuk menempatkan 10 orang di belakang bola, karena itu bukan gaya mereka. Ini sesuai dengan kita, seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani menjadi mematikan dengan sedikit ruang. Kami akan bermain di serangan balik,"sambungya. fir

Sumber : http://brasil2014.okezone.com/read/2014/06/22/350/1002551/caceres-ungkap-kelemahan-italia

Spanyol Pulang Kandang Lebih Cepat

Thursday, 19 June 2014


Spanyol Pulang Kandang Lebih Cepat
Spanyol Pulang Kandang Lebih Cepat : Kenyataan pahit yang harus diterima Timnas Spanyol pada Piala Dunia 2014 ternyata tidak menyurutkan semangat para penggawanya untuk kembali memberi kejayaan.


Skuad asuhan Vicente del Bosque memang harus angkat koper lebih dulu lantaran mengalami kekalahan beruntun di dua pertandingan awal, yaitu saat melawan Belanda dengan skor telak 1-5 dan pada pertandingan Kamis dini hari tadi WIB saat ditaklukkan 0-2.



Meski mengaku kalah, winger La Furia Roja, Pedro Rodriguez,menegaskan bahwa negaranya akan kembali ke tempat mereka semula yaitu menjadi juara.



Kekalahan ini juga membawa Spanyol sebagai tim yang gagal menembus babak perdelapan final, bersama Brasil (Piala Dunia1966), Prancis (Piala Dunia 2002), dan Italia (Piala Dunia 2010). Spanyol juga menjadi mantan kampiun Piala Dunia yang paling cepat keluar dari perhelatan sepakbola empat tahunan tersebut.  



“Sulit untuk dijelaskan. Kami sangat ingin menang dalam laga ini, tapi sayangnya hal tersebut tidak terwujud,” ujar Pedro, seperti dilansir situs resmi FIFA, Kamis (19/6/2014).  



“Tidak ada lagi yang kami lakukan. Kami hanya harus bermain habis-habisan pada laga terakhir, kemudian pulang. Kami harus bangkit. Berat memang, tapi kami harus melihat ke depan dan coba membawa Spanyol ke tempat asalnya yaitu menjadi juara,” tegasnya.



Laga terakhir akan dijalani Spanyol pada Senin 23 Juni 2014 melawan Australia. fmh


check this out

Kolompia dan Pantai Gading Berebut Gelar Juara Grup C


Kolompia dan Pantai Gading Berebut Gelar Juara Grup H
Kolompia dan Pantai Gading Berebut Gelar Juara Grup C : Dua tim akan bersaing demi mendapatkan gelar juara grup C, yaitu Pantai Gading dan Kolombia. Dalam lanjutan pertandingan babak penyisihan Kamis malam nanti.


Bagi kedua tim laga ini sangat penting mengingat keduanya sama- sama menginginkan kemenangan agar mengamankan peluang mereka untuk melanjutkan kiprahnya pada di Piala Dunia 2014 tersebut.



Baik Kolombia maupun Pantai Gading berhasil meraih kemenangan dari lawan-lawannya pada laga perdana mereka. Di mana Pantai Gading berhasil menjungkalkan wakil dari benua Asia,  Jepang dengan skor 2-1. Sedangkan Kolombia sukses menghancurkan Negeri Seribu Dewa, Yunani dengan skor 3-0.



Menjelang laga yang diadakan di Stadion Nasional, Brasilia, Kolombia harus mendapatkan kabar yang tidak menggembirakan. Salah satu penyerang andalannya Carlos Bacca harus menepi di pertandingan nanti malam lantaran cedera yang dialami sang pemain saat menghadapi Yunani.



Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi kubu Pantai Gading yang dikabarkan siap menurunkan mantan penyerang Chelsea, Didier Drogba dari menit awal. Tidak seperti di laga sebelumnya saat menghadapi Jepang, Drogba harus memulai laga dari bangku cadangan tepatnya di menit 62.



Ini juga merupakan laga perdana bagi kedua tim di semua ajang, sehingga akan menjadi menarik untuk disaksikan. Tim mana yang akan menjadi pemenang pertama untuk pertemuan kedua tim dan mengunci peluang untuk tampil di perdelapanfinal. hmr

Kosta Rika Atau Italia?


 
Kosta Rika Atau Italia?
Kosta Rika Atau Italia? : Kejutan yang dibuat Kosta Rika kala mengalahkan Uruguay 3-1 di laga perdana lalu, dipreriksi tak akan berlanjut. Italia yang bakal menghadapi mereka di Arena Pernambuco, Jumat (30/6) malam WIB, yakin bisa menetralisir daya kejut Kosta Rika.

Kematangan Italia dalam menghadapi berbagai tekanan di lapangan disebut sebagai faktor krusial yang memengaruhi hasil laga. Lulus melewati ujian pertama dari Inggris, Gli Azzurri masih tetap dalam posisi diunggulkan bisa melaju di laga kedua.

Italia mengakui lawan kali ini tidak lebih ringan dibanding Inggris. Malah antara Kosta Rika dengan Inggris dipandang memiliki kesamaan, bermain cepat dan bertenaga. "Kosta Rika sekilas ada kesamaan dengan Inggris," ujar Pelatih Italia Cesare Prandelli kepada La Gazzetta.

"(Kosta Rika) punya kecepatan, semangat dan fisik yang bagus. Italia harus menghadapi mereka dengan kecerdikan dan performa yang dewasa. Kami tidak harus berlari keliling lapangan menghadapi strategi Kosta Rika. Harus dipastikan tak ada kejutan kedua," papar Prandelli soal skenario timnya.

Italia memiliki kesempatan untuk mengubah komposisi tim dengan pulihnya Gianluigi Buffon. Kiper legendaris Italia itu sudah berlatih normal sehari sebelum laga dan bisa menggantikan Salvatore Sirigu yang menjadi kiper utama saat lawan Inggris.

Rotasi juga bisa dilakukan untuk mengganti sejumlah pemain yang kelelahan, seperti Marco Veratti dan Claudio Marchisio. Pemain lain yang siap diturunkan antara lain Thiago Motta dan Lorenzo Insigne di tengah. Ini berguna mengantisipasi cuaca panas yang menguras energi pemain.

"Ada kemungkinan (rotasi pemain). Sebelumnya saya memainkan Andrea Pirlo, Daniele de Rossi dan Marco Veratti. Saya menginginkan ada aliran bola yang lebih lancar ke depan," sebut Prandelli. Itu mengindikasikan pemain ofensif seperti Lorenzo Insigne bakal mendapat kepercayaan.

Kiper Salvatore Sirigu pun siap jika harus memberikan jalan untuk seniornya Gianluigi Buffon. "Buffon kiper utama. Dia memiliki pengalaman dan kemampuan yang sangat bagus, juga sebagai kapten tim. Saya ikut senang melihatnya kembali," ujar Sirigu, kiper Paris Saint Germain.

Kosta Rica tak mau kalah. Tim berjuluk Los Ticos mengaku telah menyiapkan segalanya secara detil demi menghadirkan mimpi buruk untuk Italia. Kemenangan di laga pertama diyakini bakal menjadi pemompa kekuatan tersendiri bagi tim asuhan Jorge Luis Pinto.

Seperti diulas media-media Costa Rika, Pinto telah memahami kekuatan Italia sepenuhnya. "Kami tertantang untuk terus mengejutkan. Tim telah merasakan nikmatnya kemenangan menghadapi tim yang lebih diunggulkan dan itu terus menjadi impian kami," cetus Pinto.

Walau begitu pelatih berkebangsaan Kolombia ini tetap respek pada kekuatan yang dipunyai Italia. Dia yakin lawan tentunya mempelajari karakter, kelebihan dan kelemahan Kosta Rika kala lawan Uruguay, sehingga upaya melanjutkan kejutan menjadi lebih sulit.

"Italia tim raksasa dan punya segalanya untuk memenangkan pertandingan. Pertandingan akan sulit karena sama-sama telah mempelajari kekuatan lawan. Kami akan bermain sesuai karakter, yakni cepat dan solid," tandas Jorge Luis Pinto yang pernah menangani tim Kolombia.

"Kosta Rica telah memulai fase ini dengan sangat baik. Terlalu dini untuk bicara lolos karena sejujurnya kami bukan unggulan. Tapi ada sejumlah faktor yang bisa membuat Kosta Rika lebih unggul, salah satunya adaptasi cuaca," ujar Joel Campbell, man of the match saat mengalahkan Uruguay dengan satu gol dan satu assist.

Prediksi Susunan Pemain

Italia (4-3-2-1):
Gianluigi Buffon (gk); Gabriel Paletta, Matteo Darmian, Andrea Barzagli, Giorgio Chiellini; Tiago Motta, Daniele De Rossi, Andrea Pirlo; Antonio Candreva, Lorenzo Insigne; Mario Balotelli

Costa Rica (4-2-3-1):
Keylor Navas (gk); Cristian Gamboa, Giancarlo Gonzalez, Michael Umana, Christian Bolanos; Oscar Duarte, Yeltsin Tejeda; Junior Diaz; Celso Borges, Bryan Ruiz; Joel Campbell. fmh

Australia Lebih Berbahaya Dari Spanyol

Wednesday, 18 June 2014


Australia Lebih Berbahaya Dari Spanyol
Australia Lebih Berbahaya Dari Spanyol;  Penyerang sekaligus kapten Belanda Robin van Persie mengungkapkan bahwa Australia akan lebih menyulitkan dibandingkan Spanyol. Oranje akan menghadapi tim asal Negeri Kanguru pada laga penyisihan grup B Piala Dunia 2014, malam nanti.
 
Laga malam ini bisa dibilang menjadi hari penentuan bagi The Socceroos. Pasalnya, apabila kembali mengalami kekalahan sudah bisa dipastikan tim besutan Ange Postecoglou itu akan menjadi tim pertama yang angkat koper dari Brasil. Karena dipertandingan perdana mereka juga takluk di tangan Chile 1-3.
 
Van Persie pun mengingkatkan rekan setimnya untuk tidak meremehkan kekuatan Australia. Bintang Manchester United itu menambahkan bahwa Australia dapat memberi kejutan, mengingat mereka berambisi meraih kemenangan.
 
“Mereka memiliki gaya permainan yang sangat berbeda dan bisa sangat menyulitkan kami dibandingan laga sebelumnya (melawan Spanyol). Tetapi kami akan mengalahkan mereka karena itu merupakan alasan kami berada disini (Piala Dunia), ” kata Van Persie, seperti dilansir SuperSport, Rabu (18/6/2014).
 
Australia sendiri harus bermain tanpa pemain belakang mereka Ivan Franjic yang mengalami cedera saat berhadapan melawan Chile. Posisi Franjic akan digantikan dengan pemain muda Ryan McGowan.
fmh

Sumber : http://brasil2014.okezone.com/read/2014/06/18/350/1000814/van-persie-australia-lebih-berbahaya-dari-spanyol

Liga Italia

Liga Jerman

Google+ Followers

 

© Copyright OFF SIDE 2014 -2015 | Di Desain Ulang By Mohammad Rosyid | Diterbitkan Kembali Bang Ochid Blog | Powered by Blogger.com.